Wajib Cek! Ini Perawatan Busi Mobil secara Mandiri

Untuk para pemilik mobil, tentu saja perawatan busi mobil menjadi aspek penting. Maka, Anda perlu memahami langkah mudah untuk menjaga performa busi agar awet.

Perawatan Busi Mobil – Menjaga kondisi busi pada mobil adalah hal wajib yang justru seringkali tidak terlalu diperhatikan oleh para pemiliknya.

Padahal, jika busi tidak mendapat perawatan yang rutin maka dipastikan akan jauh lebih berpotensi mengalami masalah atau kerusakan.

Maka dari itu, perawatan busi mobil menjadi aspek penting yang turut menjadi komponen prioritas yang harus mendapat perhatian.

Menariknya, dalam merawat busi pada mobil, Anda sebenarnya tak perlu melulu harus datang ke bengkel. Melainkan, bisa dilakukan secara mandiri di rumah.

Perawatan Busi Mobil

Tak hanya itu, bahkan merawat busi juga tak akan banyak membutuhkan waktu yang lama. Sehingga, dipastikan tidak menyita banyak waktu Anda.

Lantas, apa saja dan bagaimana cara yang tepat untuk menjaga busi pada mobil agar awet dan tak mudah alami masalah?

Untuk lebih jelas dan lengkap, berikut ini Mas Sena akan hadirkan informasi terbaru mengenai tips perawatan busi mobil yang bisa Anda lakukan atau terapkan sendiri di rumah.

Cara Merawat Busi Mobil

Dalam soal penerapannya, memang ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai cara terbaik untuk merawat busi pada mobil. Di antaranya sebagaimana penjelasan berikut ini.

Tanda Busi Mobil Diganti

Membersihkan Busi dengan Tepat

Langkah pertama yang tentunya menjadi langkah awal yang harus Anda ketahui dan lakukan adalah dengan rutin membersihkan busi mobil.

Tentu saja, untuk membersihkannya pun jangan asal. Meskipun tidak sesulit yang dibayangkan, tetap ada prosedur yang harus Anda terapkan.

Caranya juga tak memakan waktu lama. Karena, Anda sendiri pun bisa melakukannya di rumah, dengan hanya modal kunci busi dan perlengkapan tambahan.

Waktu untuk melakukannya pun tergolong singkat, hanya beberapa menit saja, bahkan kadang kurang dari 5 menit.

Pertama, pastikan bahwa mesin mobil sudah dalam kondisi dingin. Jika sudah maka buka busi dengan menggunakan kunci busi, siram atau cipratkan sedikit bensin pada kepala busi untuk membersihkan kotoran. Seperti kerak maupun sisa karbon dari proses pembakaran.

Bersihkan menggunakan sikat halus atau sikat gigi bekas sampai tidak ada sisa kerak yang menempel pada busi tersebut.

Selanjutnya, bila memang sudah benar-benar bersih maka Anda bisa mengeringkannya dengan menggunakan kompresor atau diangin-anginkan.

Jangan dijemur di bawah sinar matahari karena akan meninggalkan residu pada busi yang berakibat pada menurunnya kualitas pembakaran.

Setelah memang kondisi busi kering maka pasang kembali busi mobil ke posisi semula. Cek dan pastikan bahwa bentuk api dari pembakaran yang dihasilkan busi bagus maka pertanda bahwa kondisinya baik-baik saja.

Lakukan pembersihan seperti ini paling tidak dua minggu sekali untuk mencegah kepala busi terkena kotoran yang telah mengerak akibat sisa karbon dari pembakaran.

Cek Kerapatan Posisi Kepala Busi

Tak hanya pada lapisan kerak, Anda pun sebaiknya juga harus melakukan pengecekan terkait kerapatan kepala busi. Pemeriksaan ini bisa dilakukan bersamaan pada saat penggantian oli, kira-kira saat mobil telah mencapai jarak tempuh 20.000 km.

Perlu untuk Anda ketahui bahwa pada saat busi digunakan maka secara tak langsung pasti tingkat kerapatannya akan sedikit bergeser atau mengalami perubahan dari posisinya.

Kerapatan posisi kepala busi seperti ini tentu saja juga sangat berpengaruh besar pada tenaga atau suplai daya listrik itu sendiri. Dengan indikator bahwa semakin kerapatannya longgar maka daya listrik untuk proses pembakaran juga turut membutuhkan tenaga yang lebih besar.

Maka dari itu, perbaiki posisi kepala busi jika memang terjadi kelonggaran atau bergeser dari posisi semula.

Namun, bila memang sudah sangat longgar maka sebaiknya Anda menggantinya dengan busi yang lebih baru.

Dari pengecekan seperti ini, tentu Anda bisa menjadi lebih awal mengetahui kira-kira apakah busi masih layak pakai atau sudah waktunya diganti. Sehingga, merupakan salah satu upaya perawatan busi itu sendiri.

Perawatan Busi Mobil Agar Tidak Berkarat

Ganti Busi dengan Rutin Meski Masih Normal

Di sisi lain, salah satu cara untuk menjaga rangkaian dalam sistem pembakaran mobil terjaga maka Anda harus tepat waktu dalam mengganti busi mobil.

Bukan tanpa alasan mengingat busi pada mobil memiliki usia atau masa pakai yang tentunya tidak bisa digunakan secara terus menerus.

Lakukan penggantian jika kepala busi sudah longgar atau mobil sudah diperkirakan mencapai jarak tempuh di itik 20.000 Km.

Meskipun busi mobil masih dalam kondisi normal namun Mas Sena sarankan untuk menggantinya bila keadaannya sudah longgar (kepala busi) dan jarak tempuh telah mencapai batas maksimal.

Pasalnya, jika tak diganti maka kemungkinan besar ke depannya nanti busi bisa secara tiba-tiba tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Maka dari itu, untuk mencegah atau meminimalisir hal tersebut, sebaiknya Anda melakukan penggantian busi mobil dengan produk busi yang tentunya original.

Selalu Memanasi Mobil secara Rutin

Tak bisa dipungkiri bahwa kondisi busi yang tak terawat tentu akan lebih banyak berpotensi mengalami masalah meskipun baru diganti.

Oleh karenanya, memang diperlukan perawatan ringan sebagai tindakan untuk mencegah kerusakan tersebut.

Nah, terkait soal itu, salah satu cara paling mudah untuk merawat busi pada mobil adalah dengan secara rutin memanaskan mesin mobil, baik akan digunakan atau tidak.

Paling tidak, Anda harus memanaskan mesin mobil setiap pagi selama kurang lebih 10 menit saja sebagai upaya dalam menjaga performa busi.

Bukan tanpa alasan mengingat kondisi mobil yang dipanaskan tentunya akan menggerakkan mesin secara normal. Artinya, ada peran busi sebagai komponen utama dalam proses pembakaran saat mesin mobil dihidupkan.

Jika ini dilakukan rutin maka busi akan lebih mudah melakukan proses pembakaran di saat mobil akan digunakan sesaat setelah mesin dihidupkan.

Akan tetapi, sayangnya hal ini juga tak serta merta tidak memiliki dampak. Dimana, dengan seringnya mesin mobil dihidupkan maka kepala busi akan rentan bergeser atau mengalami kelonggaran.

Walaupun demikian, hal tersebut kemungkinannya kecil karena waktu untuk memanaskan mobil hanya perlu sekitar 10 menitan saja setiap pagi hari.

Oleh sebab itu, jangan malas untuk tidak memanaskan mesin. Sebab, selain menjaga performa busi, tentu dengan rutin memanaskan mobil maka kondisi mesin mobil akan jauh lebih optimal performanya dan meminimalisir terjadinya mogok tiba-tiba.

Merawat Busi Di Rumah

Setelah teman-teman semua mengenali sekaligus memahami beberapa langkah perawatan sederhana pada busi mobil di atas, tentu Anda bisa melakukannya sendiri di rumah.

Semua langkah tersebut didasarkan atas kebutuhan perawatan mobil yang sebenarnya bisa dilakukan secara mandiri di rumah tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal untuk biaya service khusus busi.

Oleh karenanya, setidaknya beberapa tips di atas bisa menjadi patokan bagi Anda semua dalam menjaga sekaligus merawat busi mobil dengan langkah tepat dan sederhana.

Mas Sena berharap bahwa cara perawatan busi mobil di atas bisa menjadi sumber referensi yang informatif dan bermanfaat untuk teman-teman semua. Sampai di sini dulu ya kawan, sekian dan semoga memberi manfaat.

Bagan