Waspada! Kebiasaan Ini Bikin Aki Motor Cepat Soak

Agar aki motor awet dan tahan lama tentu memerlukan perawatan rutin yang tepat serta menghindari beberapa kebiasaan yang memicu kerusakan aki motor. Apa saja itu?

Aki Motor Cepat Soak – Dalam merawat motor, tentu saja setiap komponen memiliki penanganan pemeliharaan yang berbeda antara satu sparepart dengan sparepart lainnya.

Tentu saja, semua itu tak lepas dari perbedaan fungsi dari tiap komponen yang disematkan pada kendaraan bermotor yang Anda miliki.

Salah satu sparepart penting pada motor yang memiliki peran vital adalah aki sebagai sumber sekaligus penyuplai daya listrik dalam sistem motor.

Karena, tak jarang para pengguna yang mengeluhkan kondisi aki motor cepat soak dan tidak bisa bertahan lama. Padahal, baru saja diganti dengan aki yang baru.

Mencegah Aki Motor Cepat Soak

Kondisi tersebut sudah jelas memicu banyak pertanyaan. Kira-kira apa yang menyebabkan aki motor cepat mengalami kerusakan sehingga membuat Anda harus sering menggantinya.

Untuk masalah tersebut, tentunya Anda harus mengetahui bahwa kerusakan pada aki motor tidak serta merta melulu dikarenakan pemakaiannya.

Namun, bisa jadi aki motor yang cepat mengalami soak dipicu dari perlakukan atau kebiasaan pengguna saat mengendarai motor itu sendiri.

Nah, berikut beberapa kebiasaan yang harus Anda hindari untuk mencegah aki motor cepat soak dan rusak.

Kebiasaan yang Harus Dihindari untuk Mencegah Aki Motor Cepat Soak

Berikut ini hal-hal yang harus Anda lakukan untuk menghindari aki motor cepat mengalami kerusakan.

Aki Motor Cepat Soak

Hindari Keseringan Meletakkan Jadi pada Handle Rem

Satu hal yang harus Anda hindari sebagai langkah untuk mencegah aki motor soak, sebisa mungkin untuk tidak meletakkan jari Anda pada handle rem motor.

Lantas, apa hubungannya dengan aki yang cepat soak? Jelas ada hubungannya.

Perlu untuk Anda ketahui bahwa pada saat motor dikendarai, tangan atau jari yang diletakkan pada handle rem, biasanya secara tidak sengaja akan menekannya.

Bila kondisi ini dibiarkan begitu saja maka secara tak sadar akan mengakibatkan lampu rem menyala sepanjang motor berjalan.

Padahal, standar arus listrik untuk menyalakan lampu rem mencapai 20 watt. Jika dibiarkan, sudah barang tentu akan membuat aki pada motor Anda menjadi cepat tekor dan rusak.

Jadi, sebisa mungkin untuk menghindari hal sepele seperti ini guna mengurangi atau meminimalisir daya aki yang terhubung pada lampu rem belakang.

Jangan Terlalu Sering Menghidupkan Motor dengan Starter Elektrik

Di sisi lain, cara untuk merawat agar aki motor tetap awet dan tidak mudah tekor, sebaiknya Anda harus mengurangi penggunaan starter elektrik saat akan menghidupkan mesin motor.

Bukan tanpa sebab mengingat kebiasaan seperti ini tentu saja bisa merusak aki yang terhubung dengan starter elektrik pada motor, baik motor matic maupun motor dengan persneling manual.

Oleh sebab itu, solusinya Anda bisa menggunakan kick starter saat akan menyalakan motor, terutama pada saat pagi hari. Ini juga akan membuat kondisi daya aki menjadi terisi bersamaan mesin dihidupkan.

Penggunaan kick starter tersebut memang sangat efektif guna menjaga kondisi aki tetap prima dan tidak terbebani. Apalagi saat cuaca dingin di pagi hari.

Nah, jika motor dirasa sudah panas maka saat mesin motor, Anda bisa menghidupkannya kembali dengan starter elektrik.

Menggunakan Aksesoris Melebihi Kemampuan Daya

Bila Anda gemar atau hobi memodifikasi motor, tentu hal yang harus diperhatikan adalah daya yang dibutuhkan oleh aksesoris yang Anda pasang pada motor.

Kebiasaan memasang aksesoris pada motor tentu saja akan membutuhkan banyak daya yang besar. Jika hal ini tidak Anda perhitungkan maka aki motor akan cepat melemah dan tekor.

Bukan tanpa alasan mengingat setiap produsen motor sudah barang tentu mempertimbangkan sekaligus menghitung jumlah kebutuhan kelistrikan yang selaras dengan spesifikasi aki.

Dengan begitu maka pada saat Anda ingin menambah aksesori, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan bengkel atau dealer. Kiranya apakah sesuai dengan ketersediaan daya aki atau justru malah akan membuat aki terbebani.

Atau, langkah lebih baik bila Anda tidak menambah aksesoris apapun pada motor sebagai langkah aman untuk menjaga performa suplai aki agar tetap awet dan tentunya tahan lama.

Perawatan Aki Motor Agar Awet

Jangan Lupa Mematikan Lampu Motor

Tak jarang bahwa saat Anda ingin membelok, tentu kelupaan mematikan lampu sein. Meski sepele, namun Anda harus hati-hati.

Kenapa? Tentu saja karena kebiasaan ini justru secara tak langsung akan banyak menguras daya aki yang lebih banyak.

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa dalam kondisi motor berhenti, untuk tidak menghidupkan lampu motor.

Karena, saat ini pihak pabrikan telah menyematkan teknologi penyalaan lampu otomatis tanpa Anda harus memencet tombol ON pada headlamp.

Maka dari itu, usahakan untuk selalu menjaga agar kondisi lampu motor tidak hidup, terutama ketika berhenti atau sedang tak digunakan. Karena, akan menyedot daya yang cukup banyak jika dibiarkan begitu saja.

Motor Jarang Dipanaskan

Kebiasaan tidak memanaskan mesin motor, menjadi hal yang harus Anda hindari. Mengingat, sedikit banyak akan banyak berpengaruh pada kondisi aki motor.

Bukan tanpa sebab, karena pada saat Anda memanaskan motor, sel-sel dalam aki dapat berfungsi maksimal.  Sehingga, kerusakan aki akibat jarang memanaskan mesin motor ketika hendak digunakan bisa dicegah.

Untuk memanaskan motor, sebaiknya Anda menggunakan kick starter atau engkol. Karena, pada saat pagi hari, tentu tenaga atau daya pada aki motor masih belum maksimal. Minimal, Anda memanaskan kendaraan sekitar 15 menit setiap harinya untuk menjaga agar aki terisi daya bersamaan dengan beroperasinya mesin motor.

Maka dari itu, hindari kebiasaan malas memanaskan motor. Sebab, meski terbilang sepele namun dengan rajin memanaskan mesin motor maka akan membuat kondisi aki tetap stabil dan mampu menjalankan kinerjanya sebagaimana mestinya.

Jangan Sepelekan Pengecekan Aki

Biasanya, kebanyakan orang merawat motor itu cukup diservice rutin dan ganti oli saja. Memang hal itu benar adanya namun kurang tepat.

Sebagai pemilik kendaraan bermotor maka Anda harus menghindari kebiasaan malas mengecek bagian aki sebagai komponen vital dalam menjamin gerak arus listrik/daya.

Salah satu yang harus Anda periksa adalah katup terminal aki yang mana memiliki pengaruh besar terhadap sistem kelistrikan yang berjalan pada motor.

Karena, bila katup terminal ini longgar sedikit saja maka akan memicu korosi atau karatan yang mana kondisi karat tersebut akan menghambat aliran arus daya listrik.

Maka dari itu, selalu cek kondisi katup terminal pada aki motor  dan bersihkan beberapa sela yang mungkin telah terkontaminasi dengan jamur untuk membuat arus listrik menjadi lebih lancar mengalir.

Masa Pakai Aki Motor

Dari beberapa perlakuan di atas, tentu saja beberapa hal yang merugikan aki harus Anda hindari. Terutama malas memanaskan motor, keseringan menyentuhkan jari di handle rem, dan jarang mengecek aki.

Karena, ketiga kebiasaan tersebut akan sangat berpotensi memicu kerusakan pada bagian aki motor. Jadi, sebaiknya untuk menghindarinya guna menjaga aki agar awet.

Nah, itulah tadi beberapa kebiasaan yang perlu Anda hindari dan beberapa langkah perawatan untuk mencegah aki motor cepat soak. Semoga bermanfaat.

Bagan